Halaman

Senin, 31 Januari 2011

pengaruh kematangan psi manajemen

Pengaruh proses pematangan terhadap tingkah laku
dipengaruhi oleh hasil perkembangan kehidupan sebelumnya dan dalam perjalanan berintergrasi dengan kegiatan-kegiatan sekarang.
Contohnya :
Jika sejak awal peserta didik perkembangan kehidupan pribadinya secara terpadu dan harmonis maka kelak dapat diharapkan tingkahlaku yang merupakan aplikasi berbagai aspek pribadi itu akan baik. Kehidupan yang mantap memungkinkan seseorang anak akan berperilaku mantap dalam menghadapi dan memecahkan masalah berbagai pevrmasalahan dengan pengendalian emosi secara matang tertib, disiplin dan penuh tanggungjawab.

Kelangsungan usia tingkahlaku dan kepekaan sosial guru dan kepala sekolah:
Dipengaruhi oleh
1. Batasan perilaku
semua kegiatan manusia dalam pengamatan langsung maupun yang tidak diamati oleh pihak luar.
a. Perilaku tertutup (respon atas terhadap tanggapan seseorang terhadap sesuatu dalam bentuk terselubung dan tidak dapat dipahami secara jelas oleh orang lain)
b. Perilaku terbuka (respon terhadap tanggapan dalam bentuk tindakan nyata atau terbuka sehingga mudah diamati dan dilihat oleh orang lain)
2. Orientasi pada tanggungjawab
Ilmu/materi yang disampaikan tersusun secara sistematika dan harus melalui penelitian serta kepribadian merupakan faktor penting berpengaruh terhadap siswa didalam memimpin, mengarahkan kegiatan belajar siswa.
3. Usaha dan perjuangan
Mengusahakan agar pendidikan berguna bagi kehidupan bagi kebahagiaan manusia sehingga tidak terpisah dari masyarakat dan lingkungannya.
4. Tiap individu manusia itu unik
a. Sifat umum, perilaku penghayatan yang mempengaruhi antara berbagai macam gejala.
b. Sifat khas individu, kepribadian yang berbeda dari setiap perilaku orang dengan orang yang lainnya
5. Perbedaan individu dalam beberapa hal
- sifat biologis
- sifat hewan
- sifat intelektual
6. Gejala/fungsi psikis dan belajar
- Penerimaan (acceptance)
- Rasa aman
- Perbedaan-perbedaan antara para siswa
- Cara-cara yang demokratis
- Sikap bersahabat

7. Gangguan mental seperti stres dan frustasi

Gejala psikis peserta didik yang belajar tanpa ilmu psikologis
Peserta didik tidak dapat mengamati dan mempertimbangkan mengenai variabel-variabel yang langsung mempengaruhi perilaku individu atau apa yang dikerjakan seseorang, termasuk kemampuan dalam kecakapan, kepribadian, persepsi dan pengalaman yang mempengaruhi tingkahlaku manusia.

Kepekaan sosial
Proses mengembangkan interaksi sosial dengan belajar menerima pandangan kelompok (masyarakat) memahami tanggungjawab dan berbagai pengertian dengan orang lain.

Fungsi manajemen
Tanpa fungsi manajemen kegiatan di sekolah kepala sekolah atau pimpinan tidak dapat melakukan proses kegiatan penyusunan sturuktur organisasi sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan sehinga berdampak pada tidak dapat tercapainya tujuan secara menyeluruh.


Fungsi manajemen : kegiatan yang dilakukan oleh seorang manajer dalam kegiatan manajemennya sehingga kegiatan manajerialnya yang dilakukan oleh seorang manajer tersebut dapat dikatakan sebagai kegiatan proses manajemen.
a. Perencanaan (planing)
Suatu usaha dalam merencanakan kegiatan yang akan dilaksanakan guna mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
b. Pengorganisasian (organizing)
Kegiatan yang meliputi penetapan struktur, tugas dan kewajiban, fungsi pekerjaan dan hubungan antara fungsi
c. Penyusunan staff/staffing
Perekrutan karyawan, pemanfaatan, pelatihan, pendidikan dan pengembangan sumber daya karyawan tersebut dengan efektip.
d. Pengarahan /directing
Fungsi memberikan perintah atau arahan kegiatan kepemimpinan, bimbingan, motivasi dan pengarahan agar karyawan dapat bekerja.
e. Pengkoordinasian/coordinating
Fungsi mengkoordinasi seluruh pekerjaan dalam satu totalitas organisasi pekerjaan.
f. Pengawasan/controlling
Fungsi memberikan penilaian, korelasi dan evaluasi atas semua kegiatan secara terus menerus melakukan monitoring atas pekerjaan yang sedang dilakukan serta evaluasi yang dijadikan sebagai bahan rekomendasi untuk kegiatan berikutnya.

Karena di sekolah merupakan organisasi formal yang mempunyai tujuan bersama secara sadar dan hubungan kerja yang rasional dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan sedangkan organisasi informal adalah mencapai kerjasama dalam menciptakan hubungan sosial yang harmonis dalam mencapai tujuan yang sama tanpa disadari.

Perubahan organisasi dapat memberikan angin segar dalam bagi pertumbuhan organisasi dan menciptakan semangat baru, suasana kerja baru setiap anggota organisasi diharapkan dapat meningkatkan kinerjanya.
Definisi psikologi
a. Ernest Hilgert, yang mepelajari tingkahlaku manusia dan hewan lainnya
b. George A. Miller, ilmu yang berusaha menguraikan, meramalkan dan mengendalikan peristiwa,mental dan tingkahlaku
c. Clifford T. Morgan, ilmu yang mempelajari tingkahlaku manusia dan hewan
d. Robert S. Woodworth dan Marguis DG, suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari aktivitas atau tingkahlaku individu dalam hubungan denga alam sekitarnya.

Definisi manajemen
Proses yang dilakukan oleh satu atau lebih individu untuk mengondisikan berbagai aktivitas lain untuk mencapai hasil-hasil yang tidak bisa dicapai apabila satu individu bertindak sendiri.

Objek psikologi
Cara memandang, cara meninjau dalam tingkahlaku manusia.

Unsur-unsur manajemen
a. Perencanaan (planing)
b. Pengorganisasian (organizing)
c. Pengarahan (leading)
d. Pengendalian (controlling)
e. Proses manajemen dalam praktik

Hubungan psikologi dengan manajemen
Suatu seni manusia mencapai sesuatu dengan fungsi manajemen melalui orang lain.

Proses manajemen
- Perencanaan
- Pengendalian
- Pengambilan keputusan

Unsur dasar manajemen
a. Perencanaan merupakan proses kegiatan yang meliputi :
Forecasting : suatu peramalan usaha yang sistematis yang memberi informasi sebagai dasar pertimbangan dalam pengambilan keputusan
Objective : tujuan nilai yang akan dicapai atau diinginkan oleh seseorang atau badan usaha.
Policies : rencana kegiatan (plan of action) suatu pedoman pokok yang ditetapkan badan usaha.
b. Pengorganisasian, pembagian kerja yang logis dalam penetapan garis tanggung jawab dan wewenang yang jelas pengukuran pelaksanaan presstasi yang dicapai.

Syarat menjadi manajer
a. Mendapat izin / mandat dari perusahaan
b. Menyatakan bersedia aktif bekerja dan berbakti untuk kepentingan dan dalam kepengurusan asosiasi
c. Perusahaan tempatnya bekerja mempunyai hak memilih dalam musyawarah anggota
d. Khusus jabatan dalam Dewan pengurus pusat tidak dapat dirangkap dengan jabatan lain termasuk jabatan di tingkat daerah
e. Berkelakuan baik berakhlak dan bermoral tinggi, tidak pernah melakukan, tersangkut dalam perbuatan tercela dan tidak pernah dihukum oleh instansi yang berwenang
f. Dalam hal terjadi kepindahan/pengunduran diri seorang pengurus dari jabatan di perusahaan yang diwakilinya atau gabungan maka pengganti dari perusahaan yang diwakilinya tetap tunduk pada ketentuan

Tugas manajer
a. Fungsi perencanaan
b. Fungsi pengaturan (organizing)
c. Fungsi pengawasan
d. Fungsi kepemimpinan
e. Fungsi evaluating

Sifat manajer
- Sifat pribadi yang mempengaruhi terhadap sistem informasi
- Tidak mengandalkan diri pada seseorang yang tidak dipahami
- Mudah terperangkap dalam tempo kegiatan
- Berkepentingan dalam penggunaan waktu secara efisien

Organisasi adalah sekelompok orang atau lebih yang secara formal dipersatukan dalam suatu kerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Fungsi manajemen: kegiatan yang dilakukan oleh seseorang manajer dalam kegiatan manajemennya sehingga kegiatan manajerialnya yang dilakukan oleh seorang manajer tersebut sebagi proses manajemen.

Kekuatan eksternal : kekuatan yang muncul dari luar organisasi seperti karakteristik demografis (usia, pendidikan, tingkat keterampilan, jenis kelamin, imigrasi dsb) perkembngan teknologi, perubahan 2 di pasar dan tekanan sosial dan politik.

Kekuatan internal : kekuatan yang muncul dari dalam organisasi seperti masalah SDM, perilaku dan keputusan manajemen.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar